company logo

Buku Kami

http://3.bp.blogspot.com/-XhQ0OLrnluY/TY3J4GUz0rI/AAAAAAAABBo/VUZRKul4R0I/s1600/BERTANI_ORGANIK_DENGAN_TEKNOLOGI_BIOFOB.jpg

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday12
mod_vvisit_counterYesterday47
mod_vvisit_counterThis week59
mod_vvisit_counterLast week321
mod_vvisit_counterThis month1132
mod_vvisit_counterLast month1313
mod_vvisit_counterAll days58346

Online (20 minutes ago): 1
Your IP: 54.166.245.10
,
Today: May 21, 2018
Home
Bibit BioFob

 

Selamat Siang..


Kami CV. Meori Agro menjual bibit dan stek Lada dan Vanilli yang sudah di treatment dengan Teknologi BioFob

Apa itu BioFob ??

Pada prinsipnya bibit Bio-FOB (Bio Vaksin) diproduksi dengan menggunakan Mikroba Fusarium oxysporum non patogenik (Fo.NP). Mikroba ini bekerja seperti vaksin bagi tanaman yang berfungsi untuk menginduksi sistem ketahanan tanaman serta merangsang perakaran yang diduga menghasilkan hormon pertumbuhan pada perakaran.

Fo.NP dapat menginduksi sistem ketahanan tanaman dengan meningkatnya aktivitas beberapa enzim tertentu dalam sistem metabolisme tanaman yaitu: ?-1,4 glucosidae, ?-1,3-glucanase dan chitinase.

Untuk memproduk bibit dalam skala besar telah ada 3 macam formula Fo.NP yaitu; Bio-FOB EC (cair), Bio-FOB WP (Powder), dan Organik-FOB.

Anda tertarik untuk membeli bibit/stek kami dan mencoba Teknologi Bio Fob..

Salam Pertanian..
 
Interaksi Mikroba

 

 

Ada Beberapa Jenis Interaksi Antar Mikroba antara lain :

 

1. Komensalisme Interaksi antara mikroorganisme dengan organisme lain dimana satu jenis dapat diuntungkan dan jenis lain tidak dirugikan, hubungan interaksi semacam ini disebut komensalisme atau metabiosis.

Interaksi bentuk komensalisme antar mikroorganisme biasanya berhubungan dalam proses metabolisme, satu jenis mikroorganisme memberikan kondisi yang cocok untuk pertumbuhan mikroorganisme lain. Sebagai contoh bakteri asam asetat dan khamir terjadi hubungan komensalisme selama proses fermentasi asam asetat, dimana sel khamir menyediakan substrat alkohol bagi pertumbuhan bakteri asam asetat.

2. Mutualisme Interaksi antar mikroorganisme dapat saling menguntungkan, interaksi semacam ini disebut mutualisme.

Hubungan interaksi mutualisme dapat terjadi antar mikroorganisme yang berkerjasama dalam proses metabolisme. Biasanya satu jenis mikroorganisme menyediakan nutrisi bagi mikroorganisme lain begitupula sebaliknya. Contohnya: Streptococcus faecalis dan Lactobacillus arabinosis yang bisanya tidak dapat tumbuh pada medium tanpa glukosa. S. faecalis membutuhkan asam folat yang dihasilkan oleh L. arabinosus sebaliknya L. arabinosus membutuhkan fenilalanin yang dihasilkan oleh S. faecalis. Ketika kedua baiakan mikroorganisme ditumbuhkan dalam medium yangsama, maka mereka mendapatkan nutrisi yang lengkap.

3. Antagonisme Hubungan antara mikroorganisme dengan organisme lain yang saling menekan pertumbuhannya disebut antagonisme.

Bentuk interaksi ini merupakan suatu hubungan asosial. Biasanya Spesies yang satu menghasilkan suatu senyawa kimia yang dapat meracuni spesies lain yang menyebabkan pertumbuhan spesies lain tersebut terganggu. Senyawa kimia yang dihasilkan dapat berupa sekret atau metabolit sekunder.

Interaksi antagonisme disebut juga antibiois. Bentuk lain dari interaksi antagonisme di alam dapat berupa kompetisi, parasitisme, amensalaisme dan predasi. Biasanya bentuk interaksi ini muncul karena ada beberapa jenis mikrorganisme yang menempati ruang dan waktu yang sama, sehingga mereka harus memperebutkan nutrisi untuk tetap dapat tumbuh dan berkembangbiak. Akhirnya dari interaksi semacam ini memberikan efek beberapa mikroorganisme tumbuh dengan optimal, sementara mikroorganisme lain tertekan pertumbuhannnya.

 

 

 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Produk yg Pernah Digunakan?




Powered by Joomla!. Designed by: Phenomenon WordPress Template  Valid XHTML and CSS.